OGAN ILIR – Jagat media sosial di Kabupaten Ogan Ilir mendadak gempar setelah sebuah unggahan dari akun Facebook bernama “Orator Jalanan” viral. Unggahan tersebut mengungkap dugaan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh oknum Sekretaris Desa (Sekdes) Talang Seleman, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir.
Dalam postingan yang tersebar luas, akun tersebut memampang foto wajah oknum Sekdes yang dimaksud, meski tidak menyebutkan nama jelas atau inisialnya secara gamblang. Mirisnya, korban dilaporkan merupakan seorang anak yatim piatu yang seharusnya mendapatkan perlindungan dari perangkat desa.
Isu “Uang Damai” dan Keterlibatan Kepala Desa
Akun Orator Jalanan juga membeberkan informasi mengejutkan terkait upaya penyelesaian kasus ini di tingkat bawah. Disebutkan bahwa terduga pelaku telah memberikan uang sebesar Rp600.000 (Enam Ratus Ribu Rupiah) kepada pihak korban sebagai bentuk “uang damai” agar kasus ini tidak diperpanjang.
Lebih jauh lagi, postingan tersebut menuding adanya keterlibatan Kepala Desa setempat dalam memfasilitasi proses perdamaian tersebut. Hal ini memicu kecaman keras dari warganet yang menilai tindakan tersebut tidak manusiawi dan mencederai hukum.
Publik Desak Bupati dan Kapolres Turun Tangan
Hingga saat ini, unggahan tersebut telah mendapatkan tanggapan dari ribuan orang dan dibagikan berkali-kali. Berbagai komentar dari masyarakat mendesak agar pihak berwenang segera bertindak.
Masyarakat berharap kepada Bupati Ogan Ilir, Kapolres Ogan Ilir, serta Komisi Perlindungan Anak Ibu (KPAI) untuk tidak menutup mata terhadap kejadian ini. Mengingat korban adalah anak di bawah umur dan seorang yatim piatu, supremasi hukum harus ditegakkan tanpa adanya intervensi berupa uang damai.
“Kasus pencabulan adalah kejahatan luar biasa, tidak bisa diselesaikan hanya dengan uang enam ratus ribu rupiah. Kami minta keadilan bagi korban yang merupakan yatim piatu,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.
Investigasi Masih Berlanjut
Terkait viralnya kabar ini, tim investigasi dari media Buser Indonesia bersama sejumlah media lainnya tengah berupaya melakukan penelusuran lebih lanjut di lapangan. Hingga berita ini diterbitkan, tim masih berusaha menemui pihak-pihak terkait, termasuk oknum Sekdes dan Kepala Desa Talang Seleman guna mendapatkan klarifikasi dan keterangan resmi.
Pewarta : Team / Redaxsi

