MUARA KUANG, OGAN ILIR buserindonesia.id – Sebuah kisah haru datang dari seorang gadis asal Kecamatan Muara Kuang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Di balik ramainya perbincangan netizen mengenai penampilannya yang mengenakan seragam pramugari, ternyata tersimpan alasan yang mengiris hati.
Niat Mulia di Balik Seragam
Gadis berinisial KN ini dikabarkan memiliki impian besar menjadi pramugari. Ia sempat mengikuti tes namun keberuntungan belum berpihak padanya. Demi menjaga perasaan dan membanggakan orang tuanya, ia berangkat dari rumah dengan pakaian rapi layaknya kru kabin.
Awalnya, ia berencana berganti pakaian biasa di bandara. Namun, karena jadwal penerbangan yang sudah sangat mepet dan keterbatasan waktu, ia terpaksa tetap mengenakan seragam tersebut masuk ke dalam pesawat.
Dukungan Warga Muara Kuang
Meski sempat mendapat hujatan dari sebagian netizen, dukungan mengalir deras dari warga Kecamatan Muara Kuang dan netizen yang peduli. Mereka melihat dari sisi kemanusiaan:
Tidak Merugikan Orang Lain: Tindakannya murni karena tekanan mental ingin membahagiakan keluarga, bukan untuk melakukan penipuan atau kejahatan.
Bentuk Bakti: Kegigihannya mencerminkan betapa besarnya rasa sayang seorang anak kepada orang tuanya.
”Kesalahan berpakaian memang tidak bisa dibenarkan secara aturan, tapi hatinya tidak berniat jahat. Kita semua punya mimpi, dan terkadang tekanan untuk membahagiakan orang tua membuat kita menempuh jalan yang sulit.” – Dukungan warga net.
Harapan untuk Bapak Mawardi Yahya
Warga berharap kisah perjuangan dan kegigihan gadis ini didengar oleh tokoh kebanggaan Sumatera Selatan, Bapak Mawardi Yahya. Sebagai sosok yang kini berkiprah di dunia penerbangan, warga berdoa agar beliau bisa melihat potensi dan semangat pantang menyerah gadis asal Ogan Ilir ini.
Semoga kejadian ini menjadi pintu pembuka bagi si KN untuk mendapatkan pelatihan atau kesempatan menjadi pramugari yang sesungguhnya. Mari kita dukung anak daerah yang sedang berjuang menggapai cita-citanya!
Ramlan

