

Aceh Tenggara// Buserindonesia.id // Pihak PLN menunjukkan respon cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kabel listrik yang tergantung dan dinilai membahayakan warga di Desa Polo Porge, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara.
Sebelumnya, warga mengeluhkan kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah di sekitar permukiman dan area jalan desa. Kabel tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko kecelakaan maupun korban jiwa, terutama saat cuaca buruk dan aktivitas masyarakat meningkat.
Menanggapi laporan tersebut, petugas PLN langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta perbaikan jaringan listrik. Sejumlah kabel yang sebelumnya tergantung segera dirapikan dan diperbaiki guna memastikan keamanan warga.
Salah satu warga Desa Polo Porge mengapresiasi langkah cepat PLN dalam merespon keluhan masyarakat. Menurutnya, tindakan tersebut memberikan rasa aman bagi warga yang sebelumnya merasa khawatir terhadap potensi bahaya listrik.“Kami berterima kasih kepada pihak PLN yang cepat turun tangan setelah adanya laporan masyarakat.
Sekarang kabel sudah diperbaiki dan lebih aman,” ujar warga kepada awak media.PLN menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pelayanan kelistrikan. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan jaringan listrik yang berpotensi membahayakan.
Dengan adanya penanganan cepat ini, diharapkan kondisi jaringan listrik di wilayah Desa Polo Porge semakin aman dan nyaman bagi masyarakat serta dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Pewarta : Redaksi Buserindonesia.id

