
Tanjung Jabung Timur, //www.buserindonesia.id || Terkait dugaan pencurian besi aset negara jembatan alahan secara Terang-terangan di siang hari, tanpa mempedulikan masyarakat sekitar.
Jembatan tersebut berada di Sungai Alahan, tepatnya di SK. 1 RT. 01/06 Dusun 6, Desa Rantau Makmur, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi hingga saat ini masih belum di hapus kan oleh pemerintah namun telah di potong – potong oleh di duga pelaku yang beralamat di desa rantau makmur.

Informasi ini diketahui, diduga salah satu pelaku yang ikut serta dalam hal tersebut Parianto warga Desa Rantau Makmur mengatakan, ia mengaku sebagai pengantar kopi, yang melakukan itu ada empat orang di siang hari, salah satunya yang ia kenal disebut bernama Rahmat, pelaku lainnya tidak tahu. Alat yang digunakan untuk pemotong besi jembatan itu berupa alat Blender Oksigen.
Baca juga : Persaingan Debat Capres AS Dimulai, Biden dan Trump Tak Jabat Tangan
Debat calon presiden (capres) Amerika Serikat yang mempertemukan Joe Biden dan Donald Trump telah dimulai. Keduanya terlihat tidak berjabat tangan saat tiba di panggung debat.Dilansir AFP, Jumat…
“Saya sebagai mengantarkan kopi disana, yang melakukan ada 4 orang, salah satunya Rahmat warga SK. 8 PC, yang lainya tidak tahu,” kata Parianto saat di konfirmasi awak media Kamis (13/6/2024) lalu.
Kendati, masalah tersebut, ia juga mengatakan, kejadian itu telah di ketahui oleh pihak penegak hukum Polisi Sektor (Polsek) Berbak. Menurutnya, dia tidak tahu juga atas perintah siapa, Kades dan Rahmat di panggil ke sana (Polsek).
“Dia menyebut, Kades dan Rahmat di panggil ke Polsek, tidak tahu juga atas pemanggilan, hanya itu yang saya tau,” ungkap Parianto.
Pewarta : Suryadi

#selamatpagiindonesia, #beritapagi, #beritaterkini, #beritahariini,
#beritahotpagi, #kabarpagi, #kabarhaiini, #kabarindonesia, #beritaindonesia
#kabar terkini, #beritaindonesia, #beritarepublikindonesia