
Jakarta, //www.buserindonesia.id || Pernahkah Anda melihat bulan di siang hari dan bertanya-tanya mengapa itu bisa terjadi? Bulan yang biasanya kita lihat di malam hari juga bisa terlihat di siang hari karena beberapa alasan menarik. Mari kita jelajahi fenomena ini dengan lebih mendalam.
Bulan adalah satelit alami Bumi satu-satunya dan merupakan satelit terbesar kelima dalam Tata Surya. Bulan juga merupakan satelit alami terbesar di Tata Surya menurut ukuran planet yang diorbitnya, dengan diameter 27%, kepadatan 60%, dan massa 1⁄81 (1.23%) dari Bumi. Di antara satelit alami lainnya, Bulan adalah satelit terpadat kedua setelah Io, satelit Jupiter.

Bulan berada pada rotasi sinkron dengan Bumi, yang selalu memperlihatkan sisi yang sama pada Bumi, dengan sisi dekat ditandai oleh mare vulkanik gelap yang terdapat di antara dataran tinggi kerak yang terang dan kawah tubrukan yang menonjol. Bulan adalah benda langit yang paling terang setelah Matahari. Meskipun Bulan tampak sangat putih dan terang, permukaan Bulan sebenarnya gelap, dengan tingkat kecerahan yang sedikit lebih tinggi dari aspal cair.
Sejak zaman kuno, posisinya yang menonjol di langit dan fasenya yang teratur telah memengaruhi banyak budaya, termasuk bahasa, penanggalan, seni, dan mitologi. Pengaruh gravitasi Bulan menyebabkan terjadinya pasang surut di lautan dan pemanjangan waktu pada hari di Bumi.
Baca juga : Menelusuri Kisah Inspiratif Aura, Jamaah Tunanetra Juara MTQ dan Penghafal Alquran
Memiliki keterbatasan pada indra penglihatan tidak membuat Putrie Aura Hermawan (21),…Selanjutnya…..
Jarak orbit Bulan dari Bumi saat ini adalah sekitar tiga puluh kali dari diameter Bumi, yang menyebabkan ukuran Bulan yang muncul di langit hampir sama besar dengan ukuran Matahari, sehingga memungkinkan Bulan untuk menutupi Matahari dan mengakibatkan terjadinya gerhana matahari total. Jarak linear Bulan dari Bumi saat ini meningkat dengan laju 3.82±0.07 cm per tahun, meskipun laju ini tidak konstan.
Bulan diperkirakan terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu, tak lama setelah pembentukan Bumi. Meskipun terdapat sejumlah hipotesis mengenai asal usul Bulan, hipotesis yang paling diterima saat ini menjelaskan bahwa Bulan terbentuk dari serpihan-serpihan yang terlepas setelah sebuah benda langit seukuran Mars bertubrukan dengan Bumi.
Kenapa Bulan Terlihat di Siang Hari ?
Bulan tampak di siang hari karena alasan yang sama kita melihatnya di malam hari, bulan memantulkan cahaya matahari. Karena bulan cukup dekat dengan Bumi, cahaya yang dipantulkannya cukup terang untuk terlihat, bahkan di siang hari. Setelah matahari, bulan adalah objek paling terang di langit.
Mengapa Bulan Tidak Selalu Terlihat di Siang Hari?
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kapan bulan terlihat di siang hari. Pertama, atmosfer Bumi, partikel-partikel gas dalam atmosfer kita, seperti nitrogen dan oksigen, menyebarkan cahaya biru.
Penulis : Yudha Purnama

#selamatpagiindonesia, #beritapagi, #beritaterkini, #beritahariini,
#beritahotpagi, #kabarpagi, #kabarhaiini, #kabarindonesia, #beritaindonesia
#kabar terkini, #beritaindonesia, #beritarepublikindonesia