Aceh Tenggara // Buserindonesia.id // Masyarakat Desa Pulo porge Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, menyampaikan keberatan dan keresahan mereka terhadap kondisi kabel listrik milik PLN yang tergantung rendah dan melintas di area permukiman serta kebun warga.


Kabel tersebut bahkan terlihat berada di tengah tanaman pandan dan pepohonan kakao, sehingga dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat.Sejumlah warga mengeluhkan kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah di beberapa titik desa dan hampir dapat disentuh.
Situasi ini menimbulkan rasa khawatir karena berpotensi menyebabkan kecelakaan listrik, terutama saat hujan dan angin kencang yang dapat memicu korsleting maupun kabel putus.Menurut keterangan warga kepada awak media Buserindonesia.id.
kabel listrik yang berada di antara daun pandan dan ranting pohon kakao tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan atau perbaikan dari pihak terkait.“Kabel listrik itu tergantung di tengah daun pandan dan pohon coklat. Kalau tertiup angin bisa bergesekan dan sangat berbahaya.
Kami takut terjadi kebakaran atau warga tersengat listrik,” ujar salah satu warga.Selain mengancam keselamatan pemilik kebun, kondisi tersebut juga berisiko bagi anak-anak dan masyarakat yang melintas di sekitar lokasi.
Warga menilai keadaan ini tidak boleh dibiarkan karena berpotensi menelan korban jiwa apabila tidak segera diperbaiki.Masyarakat Desa Pulo porge secara tegas meminta pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan penataan ulangJaringan listrik , serta pemangkasan pohon yang bersentuhan dengan kabel demimemenuhi standar keselamatan, Warga juga berharap pemerintah daerah Kabupaten Aceh Tenggara dapat ikut mendorong koordinasi dengan pihak PLN agar persoalan ini segera ditangani sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.“Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban jiwa baru dilakukan perbaikan.
Kami mohon PLN segera bertindak demi keselamatan masyarakat,” tegas warga.Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu respons dan tindakan nyata dari pihak PLN terkait keluhan tersebut.
Pewarta : (Salikin Munthe | Buserindonesia.id)

