Sarolangun, //www.buserindonesia.id || Aliansi Sarolangun bersatu kembali berdemo di depan kantor dinas PUPR kabupaten Sarolangun beberapa hari lalu
Puluhan orang aktifis yang melakukan UNRAS di halaman kantor PU ini menutut terkait soal kerusakan aspal jalan lingkar penghubung di desa kute jaye dan mandi angin pasar yang di laksanakan oleh pihak ketiga sebagai salah satu pemenang tender yakni PT KPM saat ini dalam kondisi rusak parah,
Korlap aksi Ahmad Sodikin dalam orasinya disampaikan bahwa jalan lingkar penghubung desa Kute Jaye itu baru selesai di kerjakan ditahun 2023 jika di hitung umur aspal jalan itu baru sekitar 4 sampai 6 bulan saja
tetapi faktanya di lapangan saat ini kondisi aspal jalan saat ini telah banyak ditemukan telah rusak parah , dari dengan banyak asal jalan lingkar penghubung desa kute jaye itu kurang pengawasan yang di lakukan oleh PU

Lebih lanjut di sampaikan dia menyebutkan jika tenaga ahli yang punya sertifikat yang di ajukan oleh pihak PT KPM untuk memenang tender bernama Hadi Wijaya, namun fakta dilapangan saat pelaksanaan kegiatan yang turun di lapangan bernama Zulkifli seorang pekerja biasa yang di duga tidak punya skill di
bidang standar kualitas dan mutu.
Baca juga : Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Gelar Halal Bi Halal dan Silbar Di Purwantoro, Wonogiri
Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia wilayah Jawa Tengah menggelar Halal…Selanjutnya…..
Kita menduga ada persekongkolan yang telah di lakukan oleh pihak ketiga dan dinas terkait, dari itu kita meminta atas kelalaian dinas PU kab Sarolangun ini memberikan sangsi tegas terhadap perusahaan untuk di black list untuk ke depannya, hal lain kita mintak kepala dinas PUPR agar mundur dari jabatannya
Setelah beberapa lama berorasi mereka saat itu di temukan oleh Kabid bina marga selaku pelaksana kuasa angaran ASEP di depan para pendemo Asep menyampaikan bahwa saat ini jalan itu masih dalam tahap perawatan untuk itu kita akan panggil pihak kontraktor supaya melaksanakan kegiatan perawatan terhadap aspal jalan yang rusak itu ujarnya.
Setelah berdemo di PUPR aliansi Sarolangun bersatu menuju Kejari Sarolangun menyampai laporan sekaligus berorasi mereka memintak agar pihak kejaksaan negeri Sarolangun untuk menindak lanjuti laporan yang mereka lakukan karena mereka menilai pekerjaan aspal jalan lingkar penghubung desa kute jaye di mandi angin kab Sarolangun yang di kerjakan pihak PT. kontruksi pribumi Mangala teri dikasi asal jadi sehingga daerah di rugikan.
Pewarta : asmara

#selamatpagiindonesia #selamatpagibuserindonesia #buserindonesia.id #buserindonesia #infoterkinibuser #beritabuser #infobuser #infoterkinibuserindonesia #beritaindonesia

