Tegal // buserindonesia.id // kebakaran melanda kawasan pasar loak disub terminal Adiwerna, desa pesarean RT 12/RW 04,kecamatan Adiwerna kabupaten Tegal, pada jum’at(23/1/2026) pagi. Insiden ini menyebabkan bekasan kios ludes terbakar, dengan dugaan penyebab utama adalah korsleting listrik.
Menurut saksi mata bani adam(45 tahun), kepulan asap pertama kali terlihat dari celah atap kios sekitar pukul 05.WIB.sesaat setelah ia melaksanakan shalat subuh. Ia sempat berusaha mematikan sumber listrik utama diwarung kopi terdekat namun gagal karena warung tersebut dalam keadaan tertutup tak lama kemudian terdengar dentuman keras dan api mulai merambat luas .
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 05.35 WIB dan melakukan pemadaman intensip. Sebanyak lima unit mobil pemadam dari kabupaten Tegal dan kota Tegal di kerahkan. Api berhasil di padamkan sepenuhnya pada pukul 07.30 WIB, setelah proses yang memakan waktu hampir tiga jam. Hal ini disebabkan oleh banyaknya barang mudah terbakar seperti ban karet, sepeda, kipas angin, dan tabung gas yang ada di kios kios tersebut.
Berdasarkan data sementara, terdapat perbedaan jumlah kios yang terbakar. Dinas perhubungan kabupaten Tegal mencatat sebanyak 13 dari 17 kios ludes terbakar dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah, sementara itu, polres tegal menyatakan sebanyak 17 kios terbakar dengan kerugian diperkirakan Rp100 juta rupiah. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini
Camat Adiwerna wuryanto menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan kabar melalui media sosial dan langsung menuju lokasi, sedangkan kasi angkutan dan terminal dinas perhubungan Haris mengungkapkan bahwa kedepan akan dilakukan penataan ulang pedagang dan pembinaan terkait keamanan guna mencegah kebakaran kembali. Kapolres tegal AKBP bayu Prasat yo juga menghimbau masyarakat agar lebih memperhatikan instalasi listrik dan tidak menggunakan sambungan yang tidak sesuai setandar. Penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang.
Pewarta : warjo aditya / Buserindonesia. id

